Cara Memilih Madu

Sebagian dari kita pasti sering mengkonsumsi madu. Madu sangat dianjurkan untuk dikonsumsi karena manfaatnya yang besar terhadap kesehatan kita. Nah, banyak berita simpang siur tentang madu ini sendiri. Anggapan mereka bahwa madu yang mereka beli asli sampai keyakinan bahwa  jika madu dicampur dengan kuning telur akan menjadi matang pun seperti jadi keyakinan tersendiri. Kadang kasihan juga ya, mereka sudah mengeluarkan duit lebih untuk harga madu yang tidak seharusnya mereka peroleh. Nah, untuk menjaga supaya kita bisa tidak terjebak dalam lubang yang sama, simak tips cara memilih madu berikut ini :

Cara Sederhana :

Ambil satu gelas air putih, kemudian tuang madu kedalam gelas. Jika jatuh lurus kedasar gelas dan air tidak keruh sampai 5 jam tanpa diaduk, kemungkinan besar madunya berkualitas bagus. Namun jika madu dituang dalam air lalu airnya langsung keruh dalam tempo 2 jam tanpa diaduk, berarti madu tersebut kualitasnya kurang bagus / palsu. Tapi tes tersebut tidak mutlak dan harus digabung dengan test yang lain dan juga didalam laboratorium, seperti berikut dibawah:

Jika diuji dengan refraktometer, kadar air maksimal 21% dengan rasa, warna dan bau normal sesuai jenis. Setiap madu murni memiliki rasa, warna dan bau yang khas. Jika dipanaskan, maka madu akan berbau gosong, warna menjadi lebih gelap rasa berubah dan aroma khas madu tersebut hilang. Dengan kadar air rendah / maz.21%, sangat sulit dipalsu tanpa berubah rasa, warna dan bau.

Uji kualitas madu di laboratorium sesuai dengan parameter SNI 0135.45 – 2004, yaitu uji kadar air, diastase indeks, kadar glukosa, kadar fruktosa, kadar sukrosa, HMF, dll. Tidak benar bahwa keaslian madu bisa dilihat hanya dengan uji sakarin, karena pemalsuan madu mayoritas tidak memakai sakarin, tetapi memakai fruktosa sintesis, glukosa sintesis, dan lain lain.

Beberapa pemahaman yang salah tentang madu banyak kita jumpai di masyarakat karena kurangnya pengetahuan mereka tentang madu di antaranya :

* Madu asli adalah madu yang bisa meledak ketika tutup dibuka atau hal lain.

Madu jenis ini adalah jenis madu dengan kualitas tidak baik, karena madu ini memiliki kandungan air berlebih sehingga terjadi fermentasi dan menimbulkan gas.

* Madu asli adalah madu yang tidak disukai semut.

Madu mengandung gula yang mana serangga jenis ini akan menyukai jenis gula namun jenis gula dalam madu tidaklah sama dengan gula yang lain, sehingga tidak bisa dijadikan rujukan jika madu dimakan semut menunjukkan bukan madu asli. Bahkan ada tiga jenis semut yang memang suka madu, seperti semut pudak, semut gramang dan semut hitam dengan tubuh lancip.

* Madu yang tidak mengkristal menunjukkan madu asli.

Tidak benar. Bagi orang yang cukup paham tentang madu, tentu akan mengetahui bahwa madu murni ada yang bisa mengkristal (beku) dan ada yang tidak bisa beku. Fakta tentang hal ini banyak tertulis dalam buku-buku tentang perlebahan yang beredar di toko-toko buku.Madu asli (murni) akan bisa mengkristal / beku, jika kadar glukosa dalam madu lebih banyak dari kadar fruktosanya. Contoh madu yang bisa mengkristal : madu karet, kelengkeng, mente dan kaliandra.

Dan madu asli (murni) tidak bisa beku jika kadar fruktosa dalam madu lebih banyak dari kadar glukosanya. Contoh : madu randu, rambutan, kopi, sono dan mangga. Jadi ada yang masuk jenis madu bisa beku dan sebagian lain masuk jenis madu yang tidak bisa beku. Jika menjumpai madu randu / kopi bisa beku atau mengkristal, kemungkinan besar madu tersebut palsu.

Beku tidaknya madu tidak berpengaruh pada khasiat madu, asal terpenuhi syarat-syarat sebagai madu asli yang berkualitas. Jika membeli madu karet, kaliandra, kelengkeng dll yang masuk jenis madu bisa beku, sebaiknya tidak disimpan dalam kulkas.Pengkristalan pada madu akan lebih cepat terjadi pada daerah dingin / suhu di bawah 16 derajat celcius.

* Madu asli adalah madu yang bersanad (jalur mendapatkan madu dari peternak/pencari madu sampai distribusi).

Sanad bukan jaminan madu tersebut asli dan murni. Dengan adanya tehnologi akan diketahui madu tersebut murni atau tidaknya, jadi tidaklah cukup mengandalkan sanad untuk mengetahui madu murni atau tidak karena terbukti setelah dibawa ke laboratorium madu menunjukkan adanya kandungan yang tidak seharusnya ada dalam madu seperti sakarin atau air berlebih.

* Madu yang asli dapat mematangkan kuning telur.

Sebenarnya itu bukan matang, tapi hanya menggumpal (koagulasi). Madu yang bersifat asam jika dicampur/bertemu dengan kuning telur yang mengandung protein dan lemak maka akan menggumpal. Jadi tidak benar jika madu asli bisa mematangkan kuning telur.

Semoga bermanfaat !

sumber :

One thought on “Cara Memilih Madu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s