UNGARAN- Ada saja kejutan datang dari seorang tokoh dan pengusaha kaya raya Kabupaten Semarang, Syeh Puji. Setelah sukses membagikan zakat hingga Rp 1,3 milliar lebaran lalu, kini kyai nyentrik itu menikahi seorang gadis belia umur 11 tahun. Lebih sensasional lagi, setelah dinikahi, istri keduanya itu diamanahi menjadi General Manager (GM) perusahaanya yang beromset Rp 110 milliar.
Itulah Syeh Puji. Pengasuh Ponpes Miftahul Jannah yang punya nama lengkap Syech DR HM Pujiono Cahyo Widianto itu memang bisa berbuat segalanya. Selain seorang kyai, dia sekaligus pengusaha hebat. Kemarin pengusaha asal Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang itu melantik istri barunya yang masih berusia 11 tahun sebagai General Manajer perusahaan yang dipimpinnya, PT Sinar Lendoh Terang (Silenter). Istri keduanya yang masih imut-imut itu bernama Lutfiana Ulfa, putri dari pasangan Suroso (35) dan Siti Hurairah (33), warga Randu Gunting, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.
Dengan demikian, berarti bocah yang tahun ini baru lulus SDN I Randu Gunting, Bergas tersebut akan berkuasa penuh serta memegang kendali laju perusahaan yang bergerak di bidang eksportir kuningan, kaligrafi, serta buku tentang agama dan Al Quran itu. “Jadi semua laju perusahaan yang menjalankan dia. Dan ini merupakan satu-satunya GM termuda di Indonesia. Bahkan mungkin bisa dikatakan di dunia. Dengan omset yang dikelolanya sebesar Rp 100 miliar,” ucap Syech Puji, panggilan akrabnya.
Menurut pemilik ponpes Mifthul Jannah Pujiono CW, dirinya menobatkan istri keduanya tersebut yang nota bene masih awam di dunia bisnis itu, lantaran usia muda lebih gampang untuk dibentuk dan diarahkan. Selain itu, karena istri pertamanya, Umi Hanni, yang kini masih setia mendampinginya jauh hari menyatakan tidak sanggup untuk menjalankan kendali perusahaannya. Sebagai pilihannya, dia ingin hanya mengurus Ponpes dan Yayasan Miftahul Jannah saja.
“Karena itu pilihan saya pada dia (istri keduanya, red). Selain dia memang menyatakan sanggup, juga atas izin dari istri pertama saya. Bahkan yang mencarikan istri kedua itu adalah istri pertama saya, apa nggak hebat dia,” ujar Syech Puji atas istri pertamanya yang hafidhoh (hapal Al Qur’an, red) itu.
Syech Puji mengakui kebesaran dan kesuksesan perusahaannya itu, dilaluinya dengan tirakat ritual yang dilakukanya selama 18 bulan. Tepatnya pada 1991, ketika Syeh Puji mendirikan perusahaannya yang diberi nama PT Silenter.
“Karena saya ingin sukses dalam usaha saya, saya melakukan wirid dengan membaca salawat Nariyah selama 18 bulan mulai jam 12 malam hingga pagi tidak pernah tidur,” tandasnya sambil menambahkan tirakat tersebut didapat atas bimbingan Mbah Mad dari Ponpes Watucongol, Muntilan, Magelang.
Selama tirakat dia memohon lewat doa, wirid dan baca salawat. Juga diimbangi dengan kerja keras dan banyak-banyak sodaqoh. Dia juga mengatakan kalau dalam awal-awal mendirikan perusahaanya itu, selalu menjalankan puasa nglempus yakni tidak makan-minum dan tidur selama beberapa hari. Hal itu tergantung niat awalnya.
“Kalau untuk kesuksesan sesuatu, bisa hingga 3 atau 7 hari, bahkan 11 hari berturut-turut saya lakukan puasa tidak makan-tidak minum dan tidur untuk tujuan tertentu,” tambahnya.
Selain Salawat Nariyah, kata Syeh Puji, ada bacaan atau wirid yang harus diamalkan untuk mencapai kesuksesan seperti yang dialaminya sekarang ini. Meski untuk itu, sepertinya dia merahasiakan mengungkapkannya. “Itu cukup berat. Karena istri pertama saya tidak sanggup, maka saya cari yang muda usianya untuk menjalankan seperti yang saya jalankan dulu hingga saat ini,” ucap perai penghargaan sebagai Bapak Pendidikan Kabupaten Semarang 2006 dari Pemkab setempat itu.
Bersamaan dengan beranjaknya usianya yang 43 tahun itu, serta dengan dalih penerus untuk imperium bisnisnya yang menurutnya miliki dana cadangan ratusan miliar tersebut. Maka tidak heran kalau Syech Puji ingin menyelamatkan kerajaan bisnisnya itu dengan mencari penerusnya sekalian orang kepercayaan untuk memegang perusahaanya. “Karena itu, saya mencari pendamping atau istri lagi untuk saya jadikan GM di perusahaan saya atas seizin istri pertama saya,” tegasnya.
Syech mengaku menikahi istri keduanya itu pada tanggal 8 Agustus tahun ini. Dan istri keduanya itu sebelumnya telah dicari selama satahun dengan kreteria yang ditentukan, diantaranya harus pintar, dewasa dan cerdas. Selama itu Syech disodori oleh para tokoh masyarakat hingga guru tentang calon istrinya. Baru pada usaha yang ke-21 kali, ia menemukan kecocokan dengan Ibu Lutfiana –panggilan istri keduanya– sebagai pendamping barunya. “Ya ini merupakan pemberian Allah, karena tidak satu-dua kali saya mencari dan bisa pas,’’ tambahnya.
Sementara menurut pengakuan ayah Lutfiana Ulfa, Suroso, yang ditemui kemarin di acara halal bihalal serta pengukuhan GM dan Regional Sales Manajer PT Silenter di Ponpes Miftahul Jannah, bahwa dirinya sekeluarga sebelum anaknya dilamar punya firasat khusus. Saat itu kamar mandinya tiba-tiba dijadikan tempat lebah madu bersarang. Padahal tidak biasanya. Selain itu, anaknya meski masih kecil namun cara bicaranya seperti orang dewasa, bijak dan penuh pengertian. Bahkan suatu kali bilang, dia ingin bercita-cita mengenyam pendidikan tinggi dan akan menghajikan kedua orangtuaya.
“Sewaktu ibunya hamil, saya mimpi di halaman rumah saya kejatuhan bulan,” cerita ayah Lutfiana. (mus)
sumber : harian meteor
______________________________________________
ada tambahannya nih sekarang :
Memang sebagian besar negara memberlakukan batas umur perkawinan pada umur
sekitar 17 tahun ke atas. Tetapi itu bukan berarti bahwa wanita baru bisa
menikah pada urnur 17 tahun ke atas. Buktinya banyak juga wanita yang kawin jauh
di bawah urnur, bahkan sebelum umur 17 tahun ada yang sudah jadi janda.
Kenyataan ini banyak dijumpai di negara kita sendiri, Indonesia. Tapi masalah
seperti itu merupakan kasus, bukan keharusan.
Dan perlu digarisbawahi, bahwa undang-undang perkawinan yang menetapkan batas
minimal nikah umur 17 tahun itu adalah buatan manusia dengan pertimbangan
kondisi fisik dan kedewasaan berpikir wanita sesuai suatu daerah tertentu. Soal
kawin harus 17 tahun ke atas tidak ada dalilnya sama sekali baik dalam kitab
suci.
Oleh sebab itu tidak boleh dijadikan suatu keharusan yang mutlak harus dipatuhi.
Dalam Islam, wanita dianggap sudah cukup dewasa apabila telah baligh, yang
ditandai dengan haid/menstruasi. Terhadap orang yang telah baligh inilah
dianggap telah dewasa dan wajib melaksanakan ajaran agama, dan berdosa bila
mengabaikan ajaran agama.
Pada umur sembilan tahun, umumnya wanita Indonesia belum haid, sebab kondisi
atau postur tubuhnya kecil. Sehingga wanita di Indonesia kebanyakan baru haid
pada umur 12 tahun atau lebih .Tapi wanita keturunan Arab, mereka memiliki
postur tubuh yang besar, sehingga pada usia 9 tahun sebagian besar sudah haid.
Maka wanita Arab tempo dulu sudah layak nikah pada umur 9 tahun, karena sudah
dewasa.
Memang Rasulullah menikah dengan Siti Aisyah ketika berusia 6 tahun. Tetapi
beliau baru bercampur dengan Siti Aisyah pada usia 9 tahun. Pernikahan seperti
ini disebut ‘Nikah Gantung’.
DIarsipkan di bawah: Cerita kami | Ditandai: nikah dini, syekh puji









“mungkin si bapak ini berpedoman, segala sesuatunya bisa dibeli dengan uang.”
kasihan ya ulfa, anak sekecil itu harus sudah terkungkung dalam ikatan tali pernikahan, padahal. anak kecil seusia ulfa itu kan masih senang-senangnya bermain & belajar”
kok tega ya ortunya..
pujiono >> “selalu menjalankan puasa nglempus yakni tidak makan-minum dan tidur selama beberapa hari ”
kayaknya mengada-ada deh, didalam islam kan tidak pernah ada tuntunan seperti itu, RAsulullah tidah pernah men-sunahkan jenis puasa yg seperti itu.
wah…bagaimana ini, katanya syekh kok mengajarkan ilmu yang tidak benar, itu namanya bid,ah
Rosul menikahi aisyiah itu kekhusuan dari Alloh SWT. Sahabat ra tidak pernah melakukan. Ini dah penyelewengan! agama.ngeri dech
Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
http://hukum-kriminal.infogue.com/syekh_puji_oh_syekh_puji
Yah namanya juga sudah mendekati akhir zaman..
NABI MUHAMMAD BUKANLAH SEORANG PEDOFIL,
INI FITNAH YANG SANGAT KEJI,
SITI A’ISYAH DINIKAHI BELIAU SAAT UMUR 17 TAHUN,
SAYA ULANGI UMUR 17TAHUN,
PENDAPAT YANG MENGATAKAN BAHWA UMUR SITI A’ISYAH SAAT DINIKAHI BELIAU SAW ADL UMU 6/9/12 TAHUN,ADALAH FIIIIIIIIIIIIIIIIIIIITNAAAAAAAAAAAAAAAAAH, BAHKAN BUKAN BERASAL DARI HADIST/PERKATAAN NABI SENDIRI, BUKTI2 YANG MNGUATKAN AKAN DITAMPILKAN BEBERAPA WAKTU LAGI,SEDANG DIKETIK
TAMBAHAN LAGI BELIAU SAW BARU BERUMAH TINGGAL BERSAMA SITI A’ISYAH SETELAH UMUR 19 TAHUN, SAYA ULAGI 19 TAHUN
syeh puji ok lah anda seorang yg berhasil di dunia, tp tlg jangan membuat nafsu semata puas, tapi lht dr hati yg paling dalam apa sebenarnya yg nyangkut dlm hati anda, harta, wanita, dan tahta\? mhn maaf jk ak bgini….. mlht anda seorg berpndidikan dan mempnyai harta lebih…. mudah2 anda sadar cukup satu saja sudah afdholl… apalgi isteri anda seorg hafidhoh….. subnallah maha besar allah anda telah di anugerahi lebih dari harta…….. jagalah
Assalamualikum,
Maha Besar Allah dengan segala kekuasaanya.Hanya Allah yang Mengetahui sesungguhnya……
Syech puji,tidak lebih baik kah menunggu si wanita berusia 17 tahun ke atas…Selain lebih dewasa,dari segi psikis,biologis,fisik,dlll………
Sy minta maaf sebelumnya,,anda sudah terkenal dikalangan masyarakat…..tapi pantaskah seorang ulama yg dicontoh kini telah mengecewakan orang” yang menghormati anda.Bisakah image itu kembali??? Mengembalikan kepercayaan itu sangat susah,setelah kita mengecewakan..
OH……… INIKAH YANG DINAMAKAN ISLAM……………..????
INI ISLAM ATAU ARABISME KAWAN……?
HANYA DEMI SEBUAH KECOCOKAN NAFSU DAN SARANG LEBAH SERTA MIMPI YANG BELUM TENTU HAQ DAN BATHILNYA ISLAM YANG SEHARUSNYA SANGAT LOGIS DAN MASUK AKAL DIGADAIKAN BEGITU SAJA.
Puasanya itu apakah pernah di lakukan oleh Rasulullah SAW ?
Masya Allah,
Saya ngebayangin nikahin anak seusia gitu aja gak tega.
Bener deh…
Sebagai orang semarang saya hanya memaklumi saja,karena sekarang kalau ngga’ ada sensasi ntar perusahaan&aset kekayaannya yang lain tidak dikenal orang (berpromosi dengan gratis…eh salah tapi bayar dengan prestise) untuk Syekh Puji…mohon dikaji ulang rencana tersebut, karena Pada zaman nabi belum banyak pengaruh ekonomi,politik,status sosial, dll.
[...] saja, Perkawinan Syaikh Puji dengan Bocah Ingusan, terus Kelahiran Anak Aa Gym dari Isteri Keduanya Teh Rini, juga Vonis untuk Habib Riziq Siddiq dan [...]
Memang dengan bergelimang harta orang bisa berbuat apa saja, bahkan sampai yang tidak seharusnya (Kepuasan miring). “Human Nature” Jangan jadi teladan!
Sudahlah yang anti Islam tidak usah banyak bicara, yang harus dilihat bagaimana Obama bisa menumbangkan rezim yang paling suka menjelek-jelekan Islam, Mr.George Bush.Lebih baik nikah secara tegas dari pada selingkuh,sex bebas rusaknya lebih dahsyat.
Sensitifitas modern kadang merasa risih dengan hal ini. Namun demikian pernikahan anak usia dini adalah lebih baik ketimbang merebaknya pergaulan bebas yang membuat anak usia tersebut sudah tidak ada yang perawan, walaupun secara resmi mereka menikah pada usia 28 ke atas. Perbandingannya jika ada komunitas (manapun) yang mengawinkan putrinya pada usia dini di Amerika anak usia yang sama sudah tidak perawan lagi. Perbedaan dalam agama, yang satu formal, yang satu lagi zina. Perzinaan sejak dini akan dibawa hingga masa perkawinan, maka akibatnya penyelewengan suami atau istri adalah hal biasa, dan ajaran Yesus yang tidak mengizinkan perceraian menjadi lelucon belaka.
97,05% Mahasiswi di yogyakarta sudah tidak perawan. Sedangkan di Bandung didapat 80% didapat Mahasiswi tidak perawan, klo di Surabaya..? Hasil penelusuran TEENAGE, di SMA/SMK Surabaya kedapetan 44,54% cew dah gak virgin. BKKBN 2008
http://www.wonosalam.co.cc/
orangtuanya nda kasihan sama anaknya ya? apa karna dapet mobil baru kale ya
ORANG KAYA YANG INGIN MENCABULI ANAK DIBAWAH UMUR SECARA SYAH.
[...] berimbang dari berita-berita media masa”, lanjutnya sambil menyeruput kopi hangat.“Sebut saja, Perkawinan Syaikh Puji dengan Bocah Ingusan, terus Kelahiran Anak Aa Gym dari Isteri Keduanya Teh Rini, juga Vonis untuk Habib Riziq Siddiq dan [...]
no komenlah…sang cewek dah enggak mau pisah euy…
Ga syar’i !
undang undang harus ditegakan,kalau dibiarkan ke depan akan banyak istri-istri kehilangan suami karena kawin sama perawan usia dini. dan bisa jadicontoh yang ga baik bagi
gadis gadis kecil yang orang tuanya kena dampak krisis global.
Emang dasarnya ulfa yang kegatalan matre.apalagi orang tuanya rela jual anak,,zaman apa ini. Kasihan islam,jilbab ulfa dan Tasbih syech [uji,buat tameng nafsu belaka.sadarlah!!!
YANG DIRIBUTIN YANG NIKAH SECARA SYAH, YANG BERZINA, PERDAGANGAn ANAK UTK SEX BEBAS KAGA DIRIBUTIN.
GILE PADE, KALO SYECH DAN ULFA SALING CINTA MENGAPA TIDAK. JANGAN BURUK SANGKA DENGAN MENYEBUT MEREKA MATRE
SIAPA YANG MAU MENGGANJAL KEKUATAN CINTA YANG SAH SECARA AGAMA PASTI TU ORANG PUNYA KEDENGKIAN….
Syeh Puji koyo Wong edan sing ora kathokan, saiki jamane wis jaman edan termasuk syeh puji,
mAJU TRUS SYEH
ULFA JANGAN MAU BERCERAI
ITU HANYA PROVOKASI LSM-LSM YANG MENGHAMBA PADA KAPITALIS BARAT
LOVE IS BLIND
CINTA KALIAN TAK KAN TERPISAHKAN
BIARKAN ANJING MENGGONGGONG
EMANG YANG KASIH MAKAN ULFA MEREKA YANG TERIAK-TERIAK ITU.
BUAT SYECH PUJI
KALO SAYA SAMPE KEPENJARA PUN SAYA TETAP AKAN MEMPERTAHANKAN PERKAWINAN YANG SECARA ISLAM LEGAL
Orang tua kita banyak yang nikah diusia dini. Mungkin termasuk anak-anaknya yang teriak-teriak memarahi syekh puji.
Yang perlu diributkan sebenarnya sex bebas, dan pelacuran yang dilegalkan.
Ini orang nikah baik-baik kok diributkan.
Sepertinya benar orang indonesia kurang kerjaan
Growing older is mandatory but growing UP is optional….kalo “wadah” ngga sanggup nampung “isi” ya kayak gini lah….. peng”halalan” insting “liar” “syahwat” yang dominan …. kalu emang perlu tirakat ampe 18 bulan…Insya Allah…dalam 18 detik juga bisa runtuh tu yang nama dia kerajaan bisnis…bapak2…ama ibu2 …minta info ni…dalam Islam berapa ya batasan UMUR utk bisa menikah secara SYAH….?
polisi harus punya nyali untuk menangkap syeh puji jika ada rencana menikahi anak dibawah umur lagi.
Hiii M Nasar Kenali asam Jambi kelakuannnya mirip Syeh Puji yang suka daun muda…
Sudahlah man, mari kita jalankan syari’ah yang “ni’mat-ni’mat” dulu. kalo yang memberatkan…belakangan aja deh. yang penting kan ….hueeenak…sesuai syari’at…sudah.
Normal kan kalo “Kang” Puji suka sama yang muda dan sempit…? ini semata-mata urusan kemaluan yang menemukan payung syari’ah, mohon yang merasa islam nggak usah macem-macem, dituduh murtad baru nyaho..kalo saya sih…takut…hiiii
Syech Puji
Mungkin orang mengira bahwa syech puji ini salah tapi menurut saya ini benar karena pernah dicontohkan oleh Rosulullah Saw. dan siapa yang menentang apa yang diperbuat syeh puji karena menikahi gadis 12 tahun berarti menentang Sunnah Rasulullah saw
Mempidanakan syech puji hanya hasutan orang2 non Muslim karena orang non muslim benci sekali dengan orang muslim lihat kejadian Ambon beberapa waktu silam, Afgan, Irak, Bosnia dll
HIDUP SYECH PUJI
HIDUP ISLAM
HIDUP SYECH PUJI
HIDUP ISLAM
[...] malah bisa saya samakan antara para pendukung Amrozy, Imam Samudra dan Mukhlas tersebut dengan Syeh Pujiono yang menikahi perempuan 12 tahun hanya karena Nabi mereka melakukannya. Tidakkah ada yang ingin [...]
jangan bawa agama untuk perbuatan cabul, anda hidup di indonesia, dasar pujiono sambleng, geblek, penjahat kelamin, mentang2 kaya ….. Pujiono bukan syech tapi pujiono yang suka mencabuli bocah2 ….
buat saeful ini bukan masalah agama, tapi perbuatan seorang gila sex buktinya dia kawin cerai tapi nabi tidakkk…. ingat itu, pake alasan jadi GM segala dasar Datuk Maringgih juga si ulfa yang gila harta dan kegatelan, juga ortu ulfa yang silau oleh harta
koar koar masalah HAM, LSM anak yang sok cari mukan n duit…padahal orang yang menjalankan saja ga masalah sebenernya cuma mereka saja yang usil….
sekarang malah tambah masalah setelah ulfa dipulangkan kerumah ortunya malahan sekarang dia minggat…trus sekarang yang salah siapa. ketika ditempat syeh puji ga ada masalah……..
ada berita lain yang mengatakan ada pemalsuan identitas ulfa dengan membayar 40 juta untuk merubah umur ulfa menjadi lebih muda padahal umurnya sudah 15 tahun…
sumber dari orang dekat syeh puji………….
Nikah muda pada dasarnya sudah ada sejak jama dulu kala, kalo menurut saya, nikhnya syekh puji dgn ulfa itu sah-sah saja.
Syarat nikah sudah terpenuhi, dsi ulfa setuju,ortunya juga, terserah setujunya karena apa,apa karena harta or cinta, gak tau.yg jelas kedua belah pihak sdh setuju.
lagipula seorang perempuan di dlm islam dikatakan sudah baliq kalo sudah haid.
yg jadi masalah karena ulfa masih dibawah umur minimal sbgiana yg disaratkkan di uu perkawinan.
Mohon mf sebelumnya,
saya bukan seorang kiayi, tidak membela siapapun, yang saya bela adalah agama Alloh, islam yang mulia ini,
Jelas sekali kalau orang-orang yang ngeributin pernikahan syaikh puji dengan ulfa, mereka ini cuma bikin fitnah baru, ngiri kali ya . . . .
Ulfa masih terlalu kecil sudah dinikahkan…..
Lha apanya yang salah…
apa katamu ? melanggar HAM..? melanggar UUD perlindungan anak..? LSM berteriak..?
UUD perlindungan anak yang mana yang telah dilanggar..?
Apakah dia korban pencabulan terhadap anak dibawah umur…?
Apakah dia korban perdagangan anak, korban pemukulan, penganiyayaan atau tindak kekerasan lainnya terhadap anak di bawah umur..?
SEMUANYA TIDAK ADA
Saya katakan kepada kalian, bahwa ITU ADALAH PERNIKAHAN YANG SAH, kecuali kalau Syaikh puji telah melakukan hal yang tidak senonoh terhadap ulfa sebelum dia menikahinya, atau menganiaya dia, maka MONGGO kak SETO turun tangan UU perlindungan anak dijalankan. . . .
Masih banyak Pekerjaan waras yang bisa dikerjakan kalau masih nganggur…
1. Anak sebagai Korban Pencabulan
2. Anak sebagai Korban Perdagangan
3. Anak sebagai Korban Penganiayaan
4. Anak sebagai Korban KDRT
5. Anak ditelantarkan
6.DLL
sadarlah kalian. . . . .
Justru kalianlah yg melanggar HAM keluaraga yg tentram kalian dzolimi, di TEROR sehingga hidup mereka menjadi resah, tidak nyaman, sumpek dll, akibat ulah para TERORIS serti kalian kpd keluarga yang baru terbina.
yang menikah sama-sama suka, wali perempuan menerima, dan tidak mempermasalhkan, saksi pernikahan banyak, mulai dari santri, masarakat sekitar bahkan pemerintah sekitar
SUBHANALLOH
Kesalahan kalian dalam hal ini banyak:
Secara Agama :
1. Mengharamkan/melarang dari yang halal (dan ini
dosa besar)
2. Menebar Fitnah, Ghibah, Namimah (dosa besar)
3. Mencampuri urusan rumah tangga orang
apalagi memisahkan/menceraikan suami
istri yang sah (jelas ini merupakan dosa)
4. Menentang sunnah (dosa besar)
5. Mengolok-olok agama (dosa besar)
dan masih banyak lagi yang tidak bisa dituliskan disini
Secara Hukum pemerintah :
1. dari kesemua poin diatas saja sudah berapa pasal berlapis yang dapat menyeret kalian ketahanan,
mulai dari akibat penistaan agama, fitnah, pencemaran nama baik, mencampuri urusan rumah tangga orang lain, dll.
2. apalagi pernikahan mereka tidak keluar dari koridor hukum agama dalam arti mereka sedang menjalankan agama secara benar, maka tidak ada alasan lagi buat kalian untuk menolak masuk tahanan, karena kebebasan warga dalam menjalankan agamanya telah dilindungi oleh UU terutama Pasal 29 UUD ‘45. dan ini menurut negara adalah FATAL.
Koreksi Buat Syaikh Puji,
Beliau adalah orang islam, mengapa dalam meniti karir cara berdo’anya tidak dengan cara islam; seprti “Karena saya ingin sukses dalam usaha saya, saya melakukan wirid dengan membaca salawat Nariyah selama 18 bulan mulai jam 12 malam hingga pagi tidak pernah tidur,”
dan cara berpuasa yang telah disebutkan diatas, cobalah dulu dicari dalam Kitab dan sunnah apakah telah betul cara beragama yang demikian? mungkin musibah anda ini merupakan teguran dari yang diatas langit semoga dapat kembali kejalan yang benar?
Buat kak SETO,
Waduh.. masih sangat buanyaaak kerjaan itu Kak SETO, sudahlah kalau Ulfa ternyata telah dinikahkan dengan orang lain, tidak usah cemburu, masih banyak perempuan lain yang bisa dipoligami, tidak usah ikut-ikutan dengan orang kafir, biarpun masing-masing bahugel (berhubungan gelap) tidak boleh mau cerai apalagi poligami…. kuaciaaan deh… istri satu tapi cem-cemannya banyak… HIV menular…?
Kepada orang -orang yang menghujat pernikahan ini,
Bertaqwalah kepada Alloh, sayangilah diri anda dari murka Alloh Kalau anda tidak memiliki alasan yang syar’i untuk menguhjat mereka.
benar atau salah, yang dilakukan mr puji adalah hal yang “nyleneh”, sehingga menjadi kontorversi
Apakah Benar Aisyah r.anha bernikah ketika berumur 9 tahun kerana ia ;
Hujah Pertama – Bertentangan Dengan Fitrah Manusia
Hujah Kedua – Bertentangan Dengan Akal Yang Waras
Hujah Ketiga – Tiada Contoh Ditemui Di Negeri Arab Atau Di Negeri Panas
Hujah Keempat- Riwayat Ini Bukan Hadis Rasulullah S.A.W.
Hujah Kelima – Riwayat Ini Diriwayatkan Oleh Hisham Selepas Fikirannya Bercelaru
Hujah Keenam – Hanya Perawi Iraq Yang Menukilkan Riwayat Ini
Hujah Ketujuh – Aishah R.A Masih Ingat Ayat Al-Quran Yang Diturunkan Di Tahun Empat Kerasulan
Hujah Kelapan – Aishah R.A Masih Ingat Dengan Jelas Peristiwa Hijrah Abu Bakar R.A. Ke Habshah
Hujah Kesembilan – Aishah R.A. Mengelap Luka Dan Hingus Usamah Bin Zaid R.A. Yang Dikatakan Sebaya Dengannya
Hujah Kesepuluh – Ummul Mu’minin R.A. Turut Serta Di Dalam Peperangan Badar
Hujah Ke-11 – Aishah R.A. Menyertai Perang Uhud Sedangkan Kanak-Kanak Lelaki Berumur Empat Belas Tahun Tidak Dibenarkan Menyertai Perang
Hujah Ke-12 – Aishah R.A. Lebih Muda 10 Tahun Dari Kakaknya Asma, Dan Semasa Peristiwa Hijrah Asma R.A. Berumur 27 Atau 28 Tahun
Hujah Ke-13 – Ahli Sejarah At-Tabari Mengatakan Aishah R.A. Lahir Di Zaman Jahilliyah (Sebelum Kerasulan)
Hujah Ke-14 – Aishah R.A. Adalah Antara Orang-Orang Yang Terawal Memeluk Islam
Hujah Ke-15 – Abu Bakar R.A. Bercadang Mengahwinkan Aishah R.A. Sebelum Berhijrah Ke Habshah
Hujah Ke-16 – Aishah R.A. Disebut Sebagai Gadis Dan Bukan Kanak-Kanak Semasa Dicadangkan Untuk Bernikah Dengan Rasulullah
Hujah Ke-17 – Rasullulah Tidak Tinggal Bersama Aishah R.A. Kerana Masalah Mendapatkan Mahar, Bukan Kerana Umur Aishah Yang Terlalu Muda
Hujah Ke-18 – Hadis Yang Mensyaratkan Mendapat Persetujuan Seorang Gadis Sebelum Dikahwinkan Memerlukan Gadis Tersebut Telah Cukup Umur
Hujah Ke-19 – Kebolehan Luarbiasa Aishah R.A Mengingati Syair Yang Biasa Disebut Di Zaman Jahiliyah Membuktikan Beliau R.A. Lahir Di Zaman Jahiliyah
Hujah Ke-20 – Kemahiran Dalam Sastera, Ilmu Salasilah Dan Sejarah Sebelum Islam
Hujah Ke-21 – Keinginan Mendapatkan Anak Dan Naluri Keibuan Tidak Mungkin Timbul Dari Kanak-Kanak Bawah Umur
Hujah Ke-22- Aishah R.A. Sebagai Ibu Angkat Kepada Bashar R.A. Yang Berumur Tujuh Tahun Selepas Perang Uhud
Hujah Ke-23- Wujudkah Perkahwinan Gadis Bawah Umur Di Tanah Arab Dan Dalam Masyarakat Bertamadun?
Hujah Ke-24 – Kesepakatan (Ijmak) Umat Dalam Amalan
Benarkah Aisyah r.a. dinikahi oleh Rasulullah s.a.w. ketika berusia 6 tahun dan bersama baginda s.a.w ketika berusia 9 tahun?
Tokoh Hadith terkenal, Maulana Mohd Asri Yusof tidak bersetuju dengan pendapat di atas. Berikut ini adalah siri penjelasan dari beliau.
Jika anda tidak bersetuju dengan pendapat ini, tidak mengapa. Dengar dan teliti terlebih dahulu hujah-hujah yang dikemukakan.
sila cari “Umur Aisyah ketika dinikahi? Bertentangan dgn fitrah” di Youtube
AKHIR KATA ……:
WALLAHU’ALAM BISHAWAB
Pernikahan syekh Puji dengan anak wanita umur 12 tahun menjadi polemik karena tingkat pemahaman yang sangat beragam di masyarakat, saya bisa memahami itu. Sebagaimana diketahui tingkatan pendekatan islam ada 4 yaitu masing2 : syariah, tarekat, hakekat dan makrifat. Jadi kalau boleh di-analog- kan kata “pernikahan” disini dgn pelajaran “matematika” maka Syekh Puji saya pastikan sudah menggunakan penyelesaian soal matematika tersebut dengan cara minimal tingkat SLTA atau Universitas bukan lagi diselesaikan dengan cara anak SD atau SMP.