Harga dasar minyak dunia terus merangkak naik, APBN jadi kelabakan. Untuk menyelamatkan negara maka presiden/pemerintah mengambil kebijaksanaan (walau mungkin tidak bijaksana) telah menaikkan/mengurangi subsidi BBM. Tak luput harga elpijipun ikut naik.
Setelah menaikkan elpiji ukuran industri (diatas 12kg) kini pemerintah menaikkan yang 12kg karena disinyalir banyak disalah gunakan untuk keperluan industri. Mending klo cuma naik, lha ini malah ditambahi langka lagi. Sampai-sampai disuatu daerah harganya mencapai 100 rb/tabung. Wajar bila mereka lari juga ke ukuran 3kg.
Nah…….kalau para pengusaha ini lantas menggunakan yang ukuran 3kg yang harganya lebih murah gimana? Apa pemerintah akan menaikkan juga?
Katanya lho ya ini……ada dibeberapa daerah yang juga sudah mulai tersendat persediaan yang ukuran 3kg. Kami sih tidak terlalu kuatir klo BBM di daerah kami sulit, karena bisa mengunakan alternatif yang lain yang kami buat sendiri dari bahan alam yang terbuang alias limbah.
DIarsipkan di bawah: Cerita kami | Ditandai: bahan alternatif, bbm, elpiji








